Selasa, 27 September 2011

Mana Mungkin Aku Setia… (B.J. Habibie for Ainun Habibie)

post by > Ratna Chairunnisa di 08.44.00 1 komentar
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan
bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada.


“Aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.”

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta,
sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
Selamat jalan, calon bidadari surgaku ….

Jumat, 16 September 2011

bersamamu

post by > Ratna Chairunnisa di 13.34.00 0 komentar
Bersamamu..

Langit selalu muram
Kecut dan berkabut

aku ingin menyentuh tanganmu
mencongkel kelopak matamu
menaburkan garam di atas lukamu yang menganga
mengiris-iris hatimu
dan menghirup darahmu..

aaaaaaaarrrrrrrrrggggggghhhhhh!!!!!



Minggu, 04 September 2011

DORAEMON ! raaawr (^o^)

post by > Ratna Chairunnisa di 17.39.00 1 komentar
hai cuuud :D
tau sama boneka kucing disebelah gak ?
<--0.0 si ini looooh ..
gak tau yaaa ..
oke oke , aku kasih tau .yang disebelah ini namanya DORAEMON .
lucu kan cud .. 
doraemon ini salah satu tokoh anime yang aku sukai .
dimulai dr warna nya yang biru muda yg notabene warna kesukaan aku , terus dia ini kucing ,hiyaaa aku kan emang suka banget sama kucing .
liat deh senyumnya , >,< ngegemesssin banget yah .
pengen deh nyubit2 pipinya ,sama narik2 kumisnya itu ,errrr ... gemessssgemeesss .. >,<
aku suka doraemon udah dari pas TK . yah waktu itu blum paham sama alur ceritanya , tp lama2 keseringan nonton jadinya paham juga ,hehehe ... 
setiap akhir filmnya pasti ada hikmah yg bisa kita jadiin pelajaran dalam hidup kita .kita itu gak boleh menggantungkan diri kita sama orang lain ,terlihat jelas dari sikap nobita yg slalu menggantungkan diri sama alat2 nya doraemon kalo nilai nya jelek,kalo lagi diganggu sama giant dan suneo .kadang2 nobita juga suka pamer didepan sizuka, dan akhirnya yang kena imbasnya si doraemon deh .uuuw kasian yaaa .. 
setiap hari minggu atau hari libur pasti aku pantengin tv cuma buat nonton doraemon ,aku akan kesel banget kalo sampe gak nonton sekali aja . 
nah gitu deh ceritanya .. pokoknya aku suka suka banget sama doraemon , kumisnya,birunya,gendutnya,buletnya bikin ngangenin .. eh aku juga suka sama suaranya kalo bilang gini "Baling-Baling Bambu" hahahaha
gmana cud .. ? kamu pasti juga ikut suka sama doraemon kan .. :D
next time aku cerita lagi ya cudd .. dadaaa


LALALA .. AKU SAYANG SEKALI DORAEMON ..

Senin, 29 Agustus 2011

5 Hal Utama di Bulan Ramadhan

post by > Ratna Chairunnisa di 18.39.00 0 komentar
Assalammualaikum ww :)
waaah alhamdulillah yaa akhirnya kita bisa berjumpa lagi sama bulan ramadhan .
bulan yang penuh berkah dan rahmat.
semoga puasa tahun ini full ya .amin

btw .skarang aku mw posting tentang 5 hal utama di bulan ramadhan nih.
hasil copas sih hehehe . ^^v
slamat membaca yak teman2 :)

Bagi umat muslim, bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat Istimewa. Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah (sistem penanggalan agama Islam). Sepanjang bulan ini pemeluk agama Islam melakukan serangkaian aktivitas keagamaan termasuk di dalamnya berpuasa, salat tarawih, peringatan turunnya Al-Quran, mencari malam Laylatul Qadar, memperbanyak membaca Al-Quran dan kemudian mengakhirinya dengan membayar zakat fitrah dan perayaan Idul Fitri. Kekhususan bulan Ramadan ini bagi pemeluk agama Islam tergambar pada Al-Quran tepatnya pada surat Al Baqarah ayat 185. Berikut 5 kekhususan atau hal utama di bulan Ramadhan:

1. Puasa atau Shaum

Puasa atau Shaum dalam agama Islam secara bahasa artinya menahan atau mencegah. Menurut syariat agama Islam artinya menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hinggalah terbenam matahari, dengan syarat tertentu, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Perintah puasa difirmankan oleh Allah pada Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 183. Berpuasa merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Terdapat puasa wajib dan puasa sunnah, namun tata caranya tetap sama.


2. Salat Tarawih

Shalat Tarawih adalah salat sunnat yang dilakukan khusus hanya pada bulan ramadan. Tarawih diartikan sebagai “waktu sesaat untuk istirahat”. Waktu pelaksanaan salat sunnat ini adalah selepas isya’, biasanya dilakukan secara berjama’ah di masjid. Fakta menarik tentang salat ini ialah bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam hanya pernah melakukannya secara berjama’ah dalam 3 kali kesempatan. Disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam kemudian tidak melanjutkan pada malam-malam berikutnya karena takut hal itu akan menjadi diwajibkan kepada ummat muslim.


3. Lailatul Qadar

Lailatul Qadar (malam ketetapan) adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Al Qur’an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dan juga diperingati sebagai malam diturunkannya Al Qur’an. Deskripsi tentang keistimewaan malam ini dapat dijumpai pada Surat Al Qadar, surat ke-97 dalam Al Qur’an.


4. Zakat Fitrah

Zakat Fitrah ialah zakat diri yang diwajibkan atas diri setiap individu lelaki dan perempuan muslim yang berkemampuan dengan syarat-syarat yang ditetapkan. Kata Fitrah yang ada merujuk pada keadaan manusia saat baru diciptakan sehingga dengan mengeluarkan zakat ini manusia dengan izin Allah akan kembali fitrah. Besar zakat yang dikeluarkan menurut para ulama adalah sesuai penafsiran terhadap hadits adalah sebesar satu sha’ atau kira-kira setara dengan 3,5 liter atau 2.5 kg makanan pokok (tepung, kurma, gandum, aqith) atau yang biasa dikonsumsi di daerah bersangkutan (Mazhab syafi’i dan Maliki).


5. Idul Fitri


Idul Fitri adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijriyah. Karena penentuan 1 Syawal yang berdasarkan peredaran bulan tersebut, maka Idul Fitri atau Hari Raya Puasa jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya apabila dilihat dari penanggalan Masehi. Cara menentukan 1 Syawal juga bervariasi, sehingga boleh jadi ada sebagian umat Islam yang merayakannya pada tanggal Masehi yang berbeda. Pada tanggal 1 Syawal, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan menyelenggarakan Salat Ied bersama-sama di masjid-masjid, di tanah lapang, atau bahkan jalan raya (terutama di kota besar) apabila area ibadahnya tidak cukup menampung jamaah. 



Sabtu, 27 Agustus 2011

Inspiration to Me :)

post by > Ratna Chairunnisa di 06.43.00 0 komentar
Ketika permasalahan hidup membelit dan kebingungan serta kegalauan mendera rasa hati. Ketika gelisah jiwa menghempas-hempas. Ketika semua pintu solusi terlihat buntu. Dan kepala serasa hendak meledak: tak mengerti apalagi yang mesti dilakukan. Tak tahu lagi jalan mana yang harus ditempuh. Hingga dunia terasa begitu sempit dan menyesakkan.

Ketika kepedihan merujit-rujit hati. Ketika kabut kesedihan meruyak, menelusup ke dalam sanubari. Atas musibah-musibah yang beruntun mendera diri. Apalagi yang dapat dilakukan untuk meringankan beban perasaan? Apalagi yang dapat dikerjakan untuk melepas kekecewaan?

Ketika kesalahan tak sengaja dilakukan. Ketika beban dosa terasa menghimpit badan. Ketika rasa bersalah mengalir ke seluruh pembuluh darah. Ketika penyesalan menenggelamkan diri dalam air mata kesedihan. Apa yang dapat dilakukan untuk meringankan beban jiwa ini?

Allah berfirman, “Barangsiapa bertakwa kepada-Nya, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.”

Rasulullah bersabda, “Ikutilah kesalahan dengan amal baik, niscaya ia akan menghapus dosa-dosamu.”

Ibnul Jauzi pernah berkata, “aku pernah dihimpit permasalahan yang membuatku gelisah dan galau berlarut-larut. Kupikirkan dan kucari solusi dengan segala cara dan usaha. Tapi aku tidak menemukan satu jalan pun untuk keluar darinya, hingga kutemukan ayat itu. Maka kusadari, bahwa jalan satu-satunya keluar dari segala kegalauan adalah ketakwaan. Dan ketika jalan ketakwaan itu kutempuh, tiba-tiba Allah sudah lebih dulu menurunkan penyelesaian. Maha suci Allah”.

Sungguh kita semua pasti pernah merasakan kebuntuan hati. Seolah semua jalan keluar sudah tertutup rapat. Maka saat itulah kita baru menyadari betapa lemahnya kita dan betapa besarnya kekuasaan Allah SWT.

Menyadari kelemahan bukan berarti pasrah sebelum ikhtiar. Bukan pula pembenaran atas segala kesalahan dan kecerobohan. Namun sebagai bentuk bersandarnya hati pada Dzat yang Maha Besar yaitu Allah SWT, manakala semua langkah ikhtiar untuk keluar dari permasalahan sudah dicoba.

Saudaraku…. Tapakilah jalan takwa, niscaya akan datang pertolongan Allah. Dan segala kegelisahan pun akan segera sirna. Wallahu a’lam.

oleh : Ilham Fatahillah
 

i promise to discover myself Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea